Selasa, 26 November 2013

TAS AL LATHIEF

 Taman Anak Sejahtera ( TAS ) AL LATHIEF
No
Dokumen Unit
No/Tgl/Berlaku
Ditandatangani
1
Taman Anak Sejahtera
(TAS AL LATHIEF)
No.02/TAS/B/03/2012
07-05-2012 s/d 06-05-2017
Kepala Dinas Sosial Jkt
H. Kian Kelana

Anak sebagai bagian dari investasi bangsa, tidak hanya dipandang sebagai kelompok di bawah umur yang mesti segala kebutuhannya baik dari segi fisik, mental dan sosial terpenuhi, melaikan lebih dari pada itu, anak merupakan bagian dari anggota masyarakat yang harus mendapatkan pengasuhan, perlindungan dan menerima atau mendapatkan hak-haknya sebagai anak. Oleh karena itu mestinya anak senantiasa dijaga, dirawat, dilindungi sehingga anak ini menjadi tunas-tunas bangsa bagi generasi muda yang akan datang dan menjadi penerus perjuangan bangsa Indonesia. Hal inilah yang membuat penulis tertarik kenapa mengambil judul yang berkaitan dengan pembelajaran anak bangsa yang dikelola oleh salah satu lembaga nasional, Kementerian Sosial Republik Indonesia, yakni “Pola Pengasuhan dan Perlindungan Anak di Taman Anak Sejahtera (TAS). Maka, secara umum dalam penulisan ini saya merumuskan dua persoalan saja, yakni terkait dengan bagaimana proses pembelajaran dan pola asuh beserta perlindungan yang diterapkan di Taman Anak Sejahtera tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, di mana yang menjadi informan kunci dalam penelitian ini adalah para pengurus serta klien-klien itu sendiri. Dari hasil penelitian, maka diperoleh data bahwa setiap anak tanpa terkecuali, harus terpenuhi hak-haknya. Hak untuk mempertahankan kelangsungan hidup, tumbuh kembang, serta memperoleh perlindungan agar terhindar dari diskriminasi dan eksploitasi. Anak memiliki hak untuk didengar partisipasinya untuk meraih sebuah cita-cita atau tujuan meraih masa depan. Salah satu langkah untuk mewujudkannya adalah dengan cara melakukan pengasuhan, pembinaan, pendampingan, perawatan, pendidikan dan perlindungan bagi anak. Dengan diterapkannya pola asuh yang demokratis anak bisa lahir menjadi pribadi yang mandiri, periang, terbuka,bertanggung jawab, mudah bergaul, jujur, disiplin, serta tumbuh kembang secara maksimal. Sehingga dengan demikian anak tidak merasa canggung setelah mereka melanjutkanya ke jenjang yang lebih tinggi dan mudah bersosialisasi dengan lingkungan yang baru.

KB AL LATHIEF

Kelompok Bermain ( KB ) AL LATHIEF
Urut
Dokumen Unit
No/Tgl/Berlaku
Ditandatangani
2
Kelompok Bermain
(KB AL LATHIEF)
No.1435/-1851.321
28-02-2012 s/d 28-02-2015
Kadin. Pendidikan Jkt
Dr.H.Taufik Yudi M,M.Pd

Kelompok bermain (bahasa Inggrisplaygroup) merupakan satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan bagi anak usia di bawah lima tahun. Kelompok bermain umumnya beroperasi sampai siang hari saja, dan memiliki staf suster anak atausukarelawan. Kelompok bermain dipercaya dapat memberikan stimulasi yang baik untuk mengembangkan intelegensikemampuan sosial, dan kematangan motorik anak.[1]
Jenis kegiatan yang ada pada Kelompok bermain umumnya terbagi menjadi dua jenis kegiatan yaitu kegiatan rutin dan kegiatan spontanitas. Kegiatan rutin merupakan kegiatan rutin sehari-hari yang dilaksanakan secara tidak terprogram,tidak ada ketentuan waktu yang teratur dalam melaksanakan kegiatan,contohnya kegiatan bermain,makan,tidur,dan pulang.

Pendidikan Anak Usia Dini

Taman Kanak Kanak ( TK ) AL LATHIEF

Rabu, 04 September 2013

TBM AL LATHIEF

TBM AL LATHIEF
Taman Bacaan Masyarakat


L
A
P
O
R
A
N


LAPORAN KEGIATAN WORKSHOP
TAMAN BACAAN MASYARAKAT
BPAD PROPINSI DKI JAKARTA

A. Pendahuluan
  1. Latar Belakang
Menuntut ilmu bukan saja diwajibkan oleh pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban bagi bagi siapa saja fardhu 'ain. Belajar tidak harus dibatasi oleh ruang sekolah formal, tetapi banyak lembaga pendidikan non-formal maupun in-formal telah membuka peluang kepada masyarakat untuk menuntut dan mengembangkan ilmu. Belajar tidak boleh dibatasi oleh waktu, tetapi tuuluz zamaan, long life education, sepanjang hayat masih di kandung badang, bahkan sejak lahir sampai kepada liang lahat, siapapun memiliki kewajiban menuntut ilmu.
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) atau perpustakaan masyarakat adalah suatu sarana untuk melayani kebutuhan masyarakat akan informasi mengenai ilmu pengetahuan dalam bentuk bahan bacaan dan bahan pustaka lainnya.
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) menjadi tempat bahagia masyarakat membaca dan menulis. Siapapun boleh menjadi pengelola atau mendirikan TBM, tidak harus sarjana atau lulus ilmu perpustakaan, karena konsep TBM adalah dari, oleh dan untuk masyarakat. Forum TBM secara nasional sudah ada, setiap provinsi, pemerintah kabupaten/kota bahkan ada beberapa kecamatan yang memiliki forum TBM.
TBM yang menyebar ke seluruh tanah air, pada dasarnya didirikan oleh masyarakat dan disupport oleh pemerintah dan beberapa kalangan swasta. Pemerintah memang telah berusaha melakukan pembinaan terhadap TBM misalnya Perintisan TBM, Penguatan TBM, Sarana Prasarana elektronik dan lain sebagainya.
Berdasarkan hal di atas, perlu adanya sosialisasi tentang pentingnya TBM untuk itu BPAD (Badan Perpustaan dan Arsip Daerah) yang menangani pembinaan Taman Bacaan Masyarakat mengadakan workshop Taman Bacaan Masyarakat yang bertujuan menciptakan masyarakat yang gemar membaca dan diharapkan mampu mendorong dan mempercepat terwujudnya masyarakat belajar yang gemar membaca, mengetahui berbagai macam infofmasi, dan mampu meningkatkan daya saing di era kompetitif ini. Workshop ini dihadiri oleh praktisi TBM dan para pendidik paud.
    1. Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya Taman Bacaan Masyarakat dan bagaimana pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat yang baik.
III. Waktu dan Tempat

a. Hari/Tanggal : Senin-Selasa, 2-3 Desember 2013

b. Tempat : Hotel Kawanua Aeroteal Jl. Cempaka Putih Raya No. 120 Jakarta Pu
sat.
IV. Pelaksana
BPAD (Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah) Provinsi DKI Jakarta
B. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan berjalan lancar sesuai dengan jadwal kegiatan. Kegiatan dilakukan selama dua hari dengan pembahasan materi yang dibawakan oleh para nara sumber yang terkait dan adanya tanya jawab interaktif antara peserta dengan para nara sumber.

C. Hasil Kegiatan
Kegiatan Workshop ini diadakan selama dua hari di Hotel Kawanua Aeroteal Cempaka Putih Raya. Hari pertama kegiatan ini di buka oleh Kepala BPAD kemudian penyampaian materi dan diskusi interaktif sekitar Taman Bacaan Masyarakat dan berbagai permasalahan yang dihadapi para praktisi dan pengelola Taman Bacaan Masyarakat. Hasil kegiatan workshop ini adalah peningkatan pengetahuan dan informasi tentang TBM dan pengelolaan TBM yang baik. Kegiatan ini juga menghasilkan solusi berbagai permasalahan yang dihadapi para pengelola TBM khususnya di wilayah DKI Jakarta.

D. Penutup
Kegiatan workshop ini merupakan kegiatan yang menyenagkan dan sangat mengesankan. Kegiatan ini mampu memberikan informasi dan ilmu pengetahuan kepada saya mengenai Taman Bacaan Masyarakat dan menambah teman pendidik PAUD dan Pengelola TBM dalam bersilaturahmi.
Saya mengucapkan terima kasih kepada BPAD DKI Jakarta yang telah mengadakan workshop ini dan khususnya saya mengucapkan terima kasih kepada ibu Dra. Titin Nurhayati S. Pd selaku kepala Paud Al Lathief dan Bapak Abu Bakar Tazek, MM. Selaku kepala sekolah Al Lathief yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mengikuti workshop ini. Semoga workshop ini bermanfaat bagi semua.

E. Lampiran
  1. Surat tugas (terlampir)
  2. Makalah-makalah (terlampir)
  3. Buku Strategi Networking TBM
  4. Jadwal acara workshop (terlampir)
OLEH
YULIYANAH
AL LATHIEF
Jakarta, 4 Desember 2013


Selasa, 03 September 2013

MDA AL LATHIEF

No
Dokumen Unit
No/Tgl/Berlaku
Ditandatangani
1
Madrasah Diniyah Takmiliyah
(MDT AL LATHIEF)
No.Kd.09.04/5/PP.00.8/0298/2012
26-01-2012 s/d 26-01-2014
Kasi Penamas Jakbar
Drs. H. Syamhuri
No.KW.09.5/1/KP.08.8/18476/2012
28-12-2012 s/d 31-12-2014
Kakanwil Kemenag Jkt
H. Muhaimin Luthfie

nii yang mau video'nya yang tanding kmren ^^



https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=Gb0K1glArx0
Kenang-kenangannya